
Nenek Samiah dan Nenek Mae, dua wanita lansia yang terikat persaudaraan erat, menjalani hidup penuh perjuangan ditengah keterbatasan. Nenek Samiah, di usianya 61 tahun, setia merawat nenek Mae, kakaknya yang berusia 80 tahun dan tunanetra.

Di satu daerah di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, keduanya hidup di rumah gubuk yang sempit dan sangat memprihatinkan. Tempat tidur, dapur dan jamban yang rapuh, serta dinding bilik yang bercelah menghiasi kondisi gubuk mereka. Untuk memasak sehari-hari pun mereka masih menggunakan kayu bakar.

Hidup saling bergantungan satu sama lain. Apalagi Nenek Mae yang kondisi raganya tunanetra dan tidak bisa berjalan sempurna karena sudah tua sekali sehingga harus memerlukan bantuan nenek Samiah. Untuk keperluan mandi pun nenek Samiah harus mengambil air dari tepi jurang yang curam setiap hari.
Sumber mata pencaharian mereka hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan gorengan saja. Gorengan yang dijual oleh nenek Samiah harus dijual dari desa ke desa untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Itu pun terkadang penghasilannya tidak menentu dan terkadang mereka juga makan dengan nasi putih dan garam saja. Kasihan, tidak adanya sanak saudara yang mengurus menambah penderitaan dan perjuangan hidup mereka.

“Bantu nenek Samiah dan nenek Mae” Dengan cara :
1.Klik tombol DONASI SEKARANG
2.Masukkan “NOMINAL DONASI”
3.Pilih metode pembayaran yang tersedia untuk berdonasi seperti Virtual account (VA), Instant wallet, Bank transfer, QRIS, dan Kartu kredit
![]()
Belum ada Fundraiser