
“YANG TERBAKAR MEMANG HUTAN, TAPI YANG PERLAHAN TERCEKIK ADALAH WARGA DI SEKITARNYA.”
Asap tebal kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan.
Di balik kepulan asap itu, ada keluarga yang harus tetap menjalani kehidupan. Ada anak-anak yang menghirup udara tercemar. Ada lansia yang lebih rentan mengalami gangguan pernapasan.
Bagi kita, bernapas mungkin terasa sederhana.
Bagi mereka yang tinggal di tengah kabut asap, mendapatkan udara yang lebih aman menjadi kebutuhan mendesak.


Luas kebakaran juga telah mencapai ribuan hektare. Di Kalimantan Barat saja, lebih dari 28 ribu hektare lahan tercatat terbakar secara kumulatif pada 2026.
TAPI INI BUKAN SEKADAR TENTANG HUTAN YANG TERBAKAR.
Asap mulai masuk ke kehidupan masyarakat.
Udara yang seharusnya mereka hirup setiap hari kini dapat membawa partikel dari asap kebakaran.
Anak-anak tetap harus menjalani hari mereka.
Para lansia harus bertahan di tengah kondisi udara yang semakin buruk.
Orang tua harus memikirkan bagaimana melindungi keluarganya dari paparan asap.

Bahkan di Palangka Raya, kualitas udara dilaporkan sempat mencapai kategori BERBAHAYA.
Asap juga mulai berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan sekolah, perjalanan, hingga penerbangan.

BANTU MEREKA BERNAPAS.
Mungkin hari ini kita masih bisa keluar rumah dan menghirup udara tanpa rasa takut.
Namun di beberapa wilayah Kalimantan, ada keluarga yang harus menjalani hari di tengah kepulan asap.
Jangan tunggu kondisi semakin buruk untuk mulai peduli.
Rp25.000 dari kamu mungkin terlihat sederhana.
Namun jika dilakukan bersama-sama, bantuan itu bisa berubah menjadi masker, makanan, air bersih, pelayanan kesehatan, dan kebutuhan darurat untuk masyarakat terdampak.
❤️ MULAI DARI RP25.000
Mari bersama kirimkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Kalimantan.
KLIK DONASI SEKARANG
Karena setiap orang berhak mendapatkan udara yang layak untuk bernapas.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik