Usianya 61 tahun, semangatnya tak pernah padam. Kakek Nasruddin, seorang pria asal Aceh, rela berjibaku dengan memungut barang bekas demi sesuap nasi. Stroke yang menyerangnya tiga tahun lalu tak mampu melumpuhkan semangat juangnya. Kakinya pendek sebelah dan bengkok, tangan kirinya pun sudah tidak berfungsi dengan baik.
Ia hidup sebatang kara dan tinggal di gubug yang tak layak huni. Jika hujan turun rumahnya sering bocor dan kakek Nasruddin tidak ada biaya untuk memperbaiki rumahnya, untuk makan pun kakek sering memakan nasi sisa dicampur air karena penghasilan yang sangat minim.
Dalam keterbatasannya, Kakek Nasruddin memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Meski harus berjuang keras untuk bertahan hidup dengan memulung dan makan seadanya, ia selalu bersyukur. Ia lebih memilih bekerja keras daripada meminta-minta.
Sepuluh ribu rupiah. Itulah jumlah uang yang berhasil Kakek Nasruddin kumpulkan setiap hari dari hasil memulung. Kakek Nasruddin sangat membutuhkan bantuan kita semua. Penghasilannya yang sangat sedikit tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hutang yang belum lunas dan penyakit yang dideritanya semakin memberatkan beban hidupnya.
Mari kita ulurkan tangan untuk meringankan penderitaannya. Setiap bantuan, sekecil apapun, akan sangat berarti baginya melalui website pedulisesama.id
Belum ada Fundraiser